"Success is peace of mind, which is a direct result of self-satisfaction in knowing you did your best to become the best that you are capable of becoming"
John Wooden

Bosen

19 January 2005

Males!!!!!

Hidup ini terasa seringkali seperti hanya sebuah rutinitas dan penuh keseragaman.
Setiap hari bangun pagi bersiap diri dan kembali menghadapi rutinitas yang sama di tempat kerja. Ketika malam tibalah saat beristirahat untuk menghadapi hari esok yang kurang lebih akan sama. Sebenarnya buat apa seh semuanya itu? Kenapa saya harus berlelah diri dan mengembangkan diri hanya agar bisa mengikuti perkembangan zaman, yang toh pada akhirnya hanya merepotkan diri sendiri.

Ah ngga tahulah.

Seorang bijak dimasa lampau dengan jeli mengamati bahwa sebenarnya tidak ada yang baru dibawah matahari ini. Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali. Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada.

Yeah mungkin ada benarnya. Mungkin saat ini pikiran saya sedang penat, semangat saya sedang kendor. Hidup jadi terasa membosankan, setiap iramanya jadi tidak berarti lagi. Detik-detiknya hanya berjalan begitu saja. Namun orang bijak yang sama menyarankan untuk sesekali datang ke rumah duka, melihat bahwa pada akhirnya kita akan berakhir seperti itu. Artinya kurang lebih agar kita menghargai setiap detik yang berlalu. Alasannya sederhana: [menurutku] hidup ini cuma sekali dan harusnya yang sekali itu cukup untuk hidup.

Duh…bodohnya diri ini.

Category: Daily Lifes | | Top

Isi komentar



Fatal error: Call to undefined function: wp_footer() in /home/sloki/user/t76050/sites/dominggus.com/www/wp-content/themes/andreas-02/footer.php on line 6