Tentang Pernikahan
14 March 2005
Mengapa ada pernikahan? Jawabannya mungkin sepanjang sejarah manusia itu sendiri. Barangkali setiap peradaban manusia mempunyai jawabannya masing-masing. Saya kira setiap agama memngatur tata cara kehidupan perkawinan. Setiap agama percaya bahwa pernikahan merupakan cara yang sah untuk melanjutkan keturunan.
Mengapa seseorang menikah? Bagi saya ini sudah wilayah personal dan tidak lagi wilayah sosial.
Tiap orang mempunyai jawabannya sendiri-sendiri. Si A mungkin akan menyatakan bahwa menikah adalah sudah merupakan kodrat dari ’sono’-nya; si B akan menyatakan bahwa menikah merupakan ekspresi rasa cinta terhadap kekasihnya; si C bahkan menyatakan bahwa pernikahan adalah bentuk dari legalitas formal untuk melakukan hubungan seks, ketika menikah hubungan seks tidak lagi menjadi dosa.
Terus mengapa saya [harus] menikah? Saya membaca buku Should I Get Married? (dari pertama kali baca langsung jadi buku favorit) sekedar untuk membantu mencari jawaban ini. Jawabannya? Saya belum menikah
dan bagi saya pernikahan tetap menjadi misteri. Menghadapi masa depan yang belum jelas bersama orang yang belum tentu ideal tentu butuh keberanian dan iman. Dua orang yang dibesarkan pada wilayah dan waktu yang berbeda tentu butuh proses pengenalan bahkan mungkin sepanjang kehidupan pernikahan. Kalau tidak bisa berakhir dengan perceraian. Ada yang bercerai ketika mereka sudah menikah selama puluhan tahun, ketika anak-anak mereka sudah besar-besar. ‘Kami tidak berjodoh!’, barangkali ini salah satu alasan mereka (busyet tidak berjodoh tapi sudah beranak pinak, sudah besar-besar lagi).
Kita tidak tahu ada apa dengan pernikahan kita nantinya dan beberapa bahkan baru akan menemukan alasan menikah setelah berada di ujung usia.
May 26th, 2006 at 11:10 am
assalamualaikum wr.wb!
aku habis baca artikel di atas. argumen yang cukup menarik. tapi walau begitu dengan adanya permasalahan yang sering timbul dalam keluraga membuat aku tetep takut berkeluarga. pokoknya takut luar biasa. aku gak tau pakah menikah lebih membuat dosa atau malam mengamankan kita dari tindakan12 tercela. aku sendiri bingung