Zip Tool
22 August 2005
Saya mempunyai hobby mencari tool gratis dan menarik di internet. Sekedar berbagi akan saya ceritakan hasil ‘temuan’ saya baru-baru ini. Ulasan ini tentunya sangat subjektif dan dangkal.
Anda tentu mengenal kompresi file. Minimal tool buat mengkompresi file, membuat ukuran (size) file lebih kecil dari ukuran aslinya. Entah itu zip, tar, cab, 7zip atau jenis kompresi yang lainnya. Jika Anda pemakai sistem operasi Windows pasti mengenal Winzip. Tugas sebuah tool kompresi (seperti winzip) adalah mengkompresi file dalam berbagai format atau sebaliknya mengembalikan file yang terkompresi ke bentuk awal. Sayang si Winzip ini meskipun cukup populer tidak gratis. Walaupun kita dapat mencobanya selama kita mau jika betah dengan pesan yang senantiasa keluar jika dijalankan.
Ada banyak alternatif tool kompresi yang gratis. Beberapa bahkan lebih bagus, mampu menangani jenis file kompresi lebih banyak dari yang ditawarkan Winzip (mengapa harus membeli Winzip jika banyak yang gratis?). 7-Zip, IzArc, TugZip, ZipGenius misalnya. Tiga yang saya sebutkan pertama sebenarnya cukup bagus. 7-Zip mempunyai user interface cukup sederhana, mudah dipelajari dan digunakan. Saya pengguna setia tool ini sejak versi 1.00. Tapi satu hal yang [menurut saya] cukup mengganggu. Jika kita mengekstrak suatu file archive (hasil kompresi) dan mengetik nama folder yang belum ada sebelumnya maka akan muncul pesan kesalahan. Aneh. Bug yang mengganggu ini belum juga diperbaiki hingga versi 4.23.
IzArc dan TugZip terbilang sangat lengkap dalam dukungan tipe kompresi. Walaupun sebenarnya yang sering saya pakai hanyalah zip, cab, rar dan tar.gz. Selain mereka jarang sekali saya pakai (bahkan mungkin tidak pernah), jadi dukungan kompresi bisa saya abaikan.
Cukup cepat dalam memproses file kompresi. Tapi user interface mereka kadang membingungkan. Sebuah software yang baik katanya selain fungsinya juga harus mudah digunakan, salah satunya user interfacenya tidak membingungkan. Mungkin ini yang membuat Winzip sangat digemari, user interface nya mudah dan sederhana. Untuk alasan ini saya mencoba alternatif tool lain. Ya saya memang kurang kerjaan
Saya menemukan ZipGenius.

Dukungan tipe kompresinya lumayan banyak. Sekali lagi ini bukan faktor utama. Hal yang menarik bagi saya adalah user interface-nya. File-file archive dikelompokkan berdasarkan view yang kita inginkan. Menu-menu disusun dengan baik dan icon-icon yang cukup membantu.
Tersedia tambahan tool, namanya Cutter, si pemotong file menjadi beberapa bagian yang kita inginkan.

Sebenarnya di tool kompresi yang lain fasilitas ini(split) juga ada. Hanya kemarin saya menemukan dalam menggabungkan file-file yang telah terpotong (unsplit) si Cutter memakai cara sederhana. Dengan mendayagunakan perintah DOS copy. Saya baru tahu ternyata perintah copy ini bisa menggabungkan file binari (aduh betapa udiknya saya).
Contoh perintahnya seperti ini:
copy /b "nama_file_binari_1" + "nama_file_binari_2" "nama_akhir_file"
O iya bukan berarti ZipGenius tanpa kelemahan. File instalasinya relatif besar, sekitar 9 MB. Tapi ketika dijalankan penggunaan memorinya masih bisa ditolerir kok.
January 2nd, 2006 at 3:32 am
ZipGenius emang bagus Mas…7Zip juga bagus, tapi lagi seneng pake Winrar neh. Kalo menurut saya Winrar top-bgt deh…ada opsi untuk nge-test apakah suatu file terrkompresi itu corrupt ato nggak n hebatnya lagi ada opsi untuk repair-nya.
Btw…aku suka situs-nya Mas Andi. Boleh lah kapan2 ajarin biar bisa bikin situs yang menarik kaya gini.
N satu yang aku mo bilang, kayaknya Mas Andi (eh…panggil Andi aja ya) bakat jadi writer deh. GBU