You are hereIT
IT
Dua Minggu dengan Windows Vista
Sudah hampir dua minggu ini saya secara intensif menggunakan Windows Vista. Ketika saya mendapatkan Toshiba M200, si Windows ini sudah ada didalamnya. Awalnya terpikir untuk downgrade ke XP karena berbagai faktor. Tapi sayang juga kalau tidak dipakai. Lagipula ini sudah hampir setahun sejak Windows Vista diluncurkan, pasti banyak perbaikan yang sudah dilakukan. Jadi tidak ada salahnya dicoba.
Jadi kesan saya dengan Vista?
Kesan negatif:
Zip Tool
Saya mempunyai hobby mencari tool gratis dan menarik di internet. Sekedar berbagi akan saya ceritakan hasil 'temuan' saya baru-baru ini. Ulasan ini tentunya sangat subjektif dan dangkal.
Anda tentu mengenal kompresi file. Minimal tool buat mengkompresi file, membuat ukuran (size) file lebih kecil dari ukuran aslinya. Entah itu zip, tar, cab, 7zip atau jenis kompresi yang lainnya. Jika Anda pemakai sistem operasi Windows pasti mengenal Winzip. Tugas sebuah tool kompresi (seperti winzip) adalah mengkompresi file dalam berbagai format atau sebaliknya mengembalikan file yang terkompresi ke bentuk awal. Sayang si Winzip ini meskipun cukup populer tidak gratis. Walaupun kita dapat mencobanya selama kita mau jika betah dengan pesan yang senantiasa keluar jika dijalankan.
Ada banyak alternatif tool kompresi yang gratis. Beberapa bahkan lebih bagus, mampu menangani jenis file kompresi lebih banyak dari yang ditawarkan Winzip (mengapa harus membeli Winzip jika banyak yang gratis?). 7-Zip, IzArc, TugZip, ZipGenius misalnya. Tiga yang saya sebutkan pertama sebenarnya cukup bagus. 7-Zip mempunyai user interface cukup sederhana, mudah dipelajari dan digunakan. Saya pengguna setia tool ini sejak versi 1.00. Tapi satu hal yang [menurut saya] cukup mengganggu. Jika kita mengekstrak suatu file archive (hasil kompresi) dan mengetik nama folder yang belum ada sebelumnya maka akan muncul pesan kesalahan. Aneh. Bug yang mengganggu ini belum juga diperbaiki hingga versi 4.23.
Freeware, Sistem Operasi dan Pilihan
Dulu ketika Windows 95 baru muncul Wordpad jadi andalan untuk membuka file teks diatas 64 KB. Maklum untuk file lebih besar dari itu si Notepad sudah gak kuat. Tapi terus terang keduanya kurang nyaman untuk bekerja dengan teks. Apalagi kalau harus melakukan proses seperti reguler expression atau fungsi lainnya untuk mengolah file teks. Terpaksa belajar bahasa Perl, sembari mencari text editor di Internet. Alhasil dapatlah si Ultraedit.
Google Sekarang Bisa Dipersonalisasi
Baru aja buka Google. Ada pilihan fitur baru di situs ini yaitu kemampuan personalisasi. Fitur ini oleh Google belum diberi nama. Pemakai Google dapat memilih untuk menempatkan mailbox, daftar film, atau berita terbaru saat berkunjung ke situs Google dalam satu halaman dengan menggunakan account khusus. Maksudnya harus login dulu. Kata login inilah yang menyebalkan bagi saya. Meskipun bisa saja saya memilih menyimpan account user dan password ini di komputer. Jadi Google akan otomatis mengenalinya setiap kali kita ke situs Google.
Upgrade Wordpress 1.2 Ke 1.5
Akhirnya jadi juga upgrade Wordpress ke versi 1.5. Ternyata gak njlimet. Cukup ketik wp-admin/upgrade.php . Jangan lupa backup dulu database dan file-file penting yang lain. Kalau Anda menggunakan WP 1.2 dan berencana untuk upgrade ke WP 1.5, silakan baca artikel dari Codex ini dulu sebagai referensi.
Welcome! Thank you for visiting my site. This is a site in the form of blog of my opinion, diary, or other not important thought. For more about me please visit